Tips Aman Berlibur Ke Pantai

Tips Aman Berlibur Ke Pantai : 6 Hal ini Jangan Ketinggalan ya !

Tips Aman Berlibur Ke Pantai Halo sahabat Pesonanusantaraku Wisata pantai kerap jadi favourite banyak wisatawan. Tidak terkecuali kamu, kan, Sahabat Traveller? Pemandangan di sekitar pantai memang nyaris tidak pernah gagal buat situasi hati kembali ceria. Ditambah lagi pilihan aktivitas luar biasa yang bisa dikerjakan saat berada di pantai.

Tapi, beberapa kasus musnahnya wisatawan saat bermain di pantai buat cemas. Misalkan, di Pantai Sopapei, Desa Suli, Kabupaten Maluku tengah.

Ada banyak hal penting yang penting menjadi perhatian. Diawali dari watak pantai, kondisi cuaca, ketetapan dari pengurus, bahkan permasalahan kepercayaan warga pada tempat. Kami bahas satu-persatu, ya, tips aman berlibur ke pantai. Supaya semua makin pahami dan tetap aman saat berlibur ke pantai.

Tips Aman Berlibur Ke Pantai

1. Kenali Karakter dan kondisi pantai

Tips Aman Berlibur Ke Pantai

Tiap pantai memiliki personalitasnya masing-masing. Ada yang sudah terlihat memiliki ombak besar. Ada juga yang terlihat biasa saja, tetapi ternyata memiliki arus deras di bagian bawah. Selain itu, masih tetap ada pantai yang personalitasnya cukup miring, curam, bertebing, dan memiliki karang. Aktivitas dan tingkat kehati-hatian setiap pantai itu pasti berbeda.

Kami ambil contoh satu diantaranya pantai yang berada di segi selatan Pulau Jawa. Rekan Dolan ada yang pernah melawat ke Pantai Parangtritis di Yogyakarta? Munculnya pantai populer yang satu ini terlihat cukup miring dan ombaknya tidak terlalu besar. Tapi realitanya, di bagian bawah laut volume ombaknya justru makin kuat. Bila tidak waspada, kamu bisa terikut sampai ke tengah laut. Beberapa pengunjung yang tidak ketahui hal ini sampai sering terjadi kasus wisatawan musnah karena terikut ombak di Pantai Parangtritis.

Baca Juga :   Hotel Terbaik Di Zanzibar Dengan Pemandangan Pantai

Itu pemicunya mengapa kita harus tahu watak pantai yang akan dikunjungi. Minimal supaya kita bisa makin siaga saat bermain di sekitar pantai. Selain itu, jangan malu bertanya ke penjaga atau masyarakat pada tempat terkait kondisi pantai. Kemungkinan ada informasi sekitaran lokasi yang aman dari karang tajam, ada atau tidaknya intimidasi hewan laut seperti bulu-bulu babi atau ubur-ubur, dan sebagainya.

2. Kenali rambu-rambu keamanan yang ada di Pantai

Tips Aman Berlibur ke Pantai

Pastikan kamu mengenali dan taati rambu-rambu keamanan yang ada di sekitar pantai. Lihat ke sekitaran pantai untuk merasakan dan yakinkan kedatangan rambu-rambu keamanan sebelum memutuskan untuk berenang. Pengurus pantai biasanya sudah memasang rambu-rambu standar sebagai rekomendasi untuk pengunjung.

Karena ada rambu itu pengunjung bisa kenali kondisi, kondisi, dan larangan di sekitar pantai. Sebutkan saja misalnya rambu berupa bendera untuk tetapkan zona berenang. Ada beberapa warna bendera yang digunakan sebagai tutorial. Cek penuturannya di bawah ini, ya :

  • Dua bendera merah pada satu tiang, artinya pengunjung jangan masuk ke segi pantai itu atau dilarang duduk/berjemur di pasir pantai.
  • Satu bendera merah. Arus air di pantai ini betul-betul kuat. Pengunjung jangan berenang dan hanya diperbolehkan beraktivitas pada tempat pasir atau pada tempat air yang paling dangkal saja.
  • Bendera kuning, artinya tempat pantai bisa digunakan untuk berenang. Tapi, pengunjung harus ekstra siaga karena faktor alam jadi pemicu munculnya bahaya setiap waktu. Saran kami, untuk keselamatan, lebih baik menghindari berenang pada tempat pantai dengan bendera kuning.
  • Bendera merah dan kuning pada satu tiang, artinya pengunjung yang berenang pada tempat pantai itu ada pada perolehan pengawasan beberapa penjaga pantai.
  • Bendera kuning dengan bulatan hitam di tengah. Saat melihat bendera ini karenanya artinya pada tempat itu jangan ada aktivitas menggunakan properti air seperti perahu, papan surfing, jetski, dan sebagainya.
  • Bendera ungu. Ini artinya pengunjung jangan berenang karena ada intimidasi dari makhluk hidup laut.
  • Bendera memiliki motif 4 biji kotak warna hitam dan putih bersilangan. Ini adalah tanda bila pantai itu sebagai tempat surfing sampai pengunjung jangan sembarangan berenang di sekitarnya.
  • Bendera hijau, artinya tempat pantai itu aman jadi tempat berenang.
Baca Juga :   Hotel Terbaik Di Zanzibar Dengan Pemandangan Pantai

Kamu harus pahami dan ingat tiap arti dari bendera itu. Jangan disepelekan atau coba menyalahi, ya. Ingat, keselamatan diri lebih penting dibanding sekadar senang.

3. Tips aman berlibur ke Pantai: Cek Kondisi Cuaca

Tips Aman Berlibur ke Pantai

Tips aman berlibur ke pantai yang seterusnya adalah memperhatikan kondisi cuaca. Kamu bisa mengecek perkiraan cuaca dari BMKG yang berjalan pada wilayah itu. Biasanya, bila memang cuaca sedang buruk, wewenang pada tempat pasti keluarkan ultimatum bahkan larangan untuk melawat ke pantai.

Saran kami, rencanakan untuk melawat ke pantai saat cuaca sedang berteman saja. Bila cuaca sedang tidak baik, ombak dan tinggi air akan berefek. Apa lagi, apa asyiknya, sih, bermain di pantai bila cuaca mendung atau malah hujan deras? Dijamin kamu tidak bisa maksimal cicipi pemandangan cantik di pantai.

4. Mencari Informasi Larangan untuk pengunjung

Tips Aman Berlibur ke Pantai

Lain tempat, lain kepercayaan yang dipercaya oleh warga pada tempat. Begitu juga dengan di pantai. Tidak ada salahnya sebelum melawat Rekan Dolan cari info dulu kemungkinan ada pembatasan tertentu untuk pengunjung. Misalnya, sama dalam Pantai Parangtritis – Yogyakarta.

Pantai ini sarat dengan cerita berkenaan Nyi Roro Kidul, ratu penguasa Pantai Selatan. Beritanya, pengunjung Pantai Parangtritis semestinya tidak menggunakan pakaian warna hijau. Pengunjung yang melanggar larangan ini bisa musnah terikut ombak. Menurut cerita yang kami dengar, warna hijau adalah warna yang serupa dengan Nyi Roro Kidul.

Karena itu, pengunjung yang menggunakan pakaian hijau akan menarik perhatian dan ‘dibawa’ ke istana Nyi Roro Kidul yang berada di bawah laut. Hmm, seram , ya?!

5. Tips berlibur aman ke pantai? Jangan berenang sendirian

Berenang adalah aktivitas menarik saat melawat ke pantai. Tapi, usahakan bukan untuk berenang sendirian. Pastikan kamu berenang tidak jauh dari rekanan atau keluarga agar dapat sama mengawasi. Tujuannya agar sama membantu bila terjadi beberapa hal darurat.

Baca Juga :   Hotel Terbaik Di Zanzibar Dengan Pemandangan Pantai

Bagaimana bila sendirian saja ke pantainya? Coba mencari tempat yang cukup ramai dengan pengunjung yang berenang. Atau, bila di pantai ada menara atau kursi penjaga pantai, kamu bisa berenang selain yang tidak jauh dari lokasi mereka. Ini untuk yakinkan bila kamu berenang dengan pengawasan dari beberapa penjaga pantai.

6. Jangan berenang terlalu jauh dari bibir Pantai

Hayoo, siapa yang bila berenang di pantai sering lupa diri? Kadang saat keasyikan berenang dan bermain, kamu bisa tidak sadar apabila sudah menjauhi dari bibir pantai. Ini berefek sekali, ya, Rekan Dolan. Semakin ke tengah, ombak dan arus bawah laut tentu semakin kuat. Apalagi bila kamu tidak memiliki kemampuan berenang yang oke. Kamu tidak perlu memaksakan berenang terlalu jauh.

Cukup berenang atau bermain di dekat bibir pantai saja. Jangan sampai melanggar zona larangan berenang atau rambu-rambu pengingat yang sudah terpasang. Kadang, walau masih dalam zona yang terbilang cukuplah aman untuk berenang, kesempatan beberapa hal buruk tetap bisa menjadi terjadi. Terkadang menengoklah ke sekitaran untuk yakinkan bila kamu masih tetap ada di zona aman. Tips Aman Berlibur Ke Pantai satu ini sangat penting untuk mengecek kemungkinan ada panggilan atau kode darurat dari petugas di daratan.

Tentang Adjie Prasetyo

Seseorang yang senang sharing segala hal tentang teknologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *